Cara Mencegah Kehamilan Dengan Usaha Sterilisasi cara mencegah kehamilan: Cara Mencegah Kehamilan Dengan Usaha Sterilisasi

Breaking News

Senin, 25 Mei 2015

Cara Mencegah Kehamilan Dengan Usaha Sterilisasi

Cara Mencegah Kehamilan Dengan Usaha Sterilisasi
Source: Becon

CaraMencegah Kehamilan Dengan Usaha Sterilisasi

Takut dan bingung, mungkin itulah gambaran perasaan pasangan suami isteri ketika mendengar istilah sterilisasi. Bayangan mereka, sterilisasi adalah suatu hal yang sangat menyeramkan. Memang waktu dulu, sterilisasi dilakukan dengan cara pengangkatan rahim pada wanita, sehingga terkesan sangat menakutkan. Akhirnya, ketakutan tersebut berimbas sampai sekarang ini.

Sterilisasi itu sendiri merupakan suatu metode atau cara untuk mencegah kehamilan. Semakin canggihnya teknologi kedokteran, metode sterilisasi ini sudah tidak menerapkan proses steril dengan mengangkat rahim wanita agar tidak hamil. Proses sterilisasi ini sekarang lebih dikenal dengan  istilah tubektomi untuk wanita, dan vasektomi untuk laki-laki.

Proses Sterilisasi Tubektomi dan Vasektomi Sebagai Cara Mencegah Kehamilan


Prosessterilisasi ini biasanya dilakukan bagi pasangan suami isteri yang sudah tidak ingin mempunyai keturunan lagi. Adapun syarat dilakukannya sterilisasi, yaitu usia anda sudah lebih dari 35 tahun dimana pada usia ini wanita sangat beresiko tinggi terjadi gangguan pada kehamilan dan proses persalinannya. Selain itu, anda sudah memiliki lebih dari 3 anak yang menurut anda sudah cukup dan tidak ingin menambah anak lagi. Dan yang terpenting, anda tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Biasanya proses sterilisasi dilakukan bersamaan dengan operasi sectio caesaria(SC) atau operasi pada bagian perut seperti laparotomi dan sebagainya. Sterilisasi juga bisa dilakukan pada saat nifas. Sterilisasi dibagi menjadi 2 yaitu tubektomi dan vasektomi.

Tubektomi merupakan proses sterilisasi yang dilakukan pada wanita dengan cara mengikat pada bagian tubafalopi (saluran telur). Sedangkan vasektomi adalah proses sterilisasi yang dilakukan pada pria dengan cara mengikat pada bagian vas deferens. Tetapi, pada umumnya proses sterilisasi ini dilakukan pada wanita. Dengan catatan sebelum dilakukan operasi sterilisasi ini, si wanita harus dinyatakan negatif hamil dan 4 hari sebelum operasi tidak boleh melakukan hubungan intim dengan suami. Disamping itu, anda harus tetap menggunakan alat kontrasepsi hingga hari akan dilakukan proses sterilisasi dan yang paling penting puasa 6 jam sebelum dilakukan operasi.


Tidak terlalu menakutkan bukan proses sterilisasi masa kini dibandingkan dengan zaman dahulu. Dan banyak dokter yang menyatakan jika proses sterilisasi dapat mencegah kehamilan 100%, asalkan anda sebelum melakukannya dinyatakan tidak positive hamil dan tidak melakukan hubungan suami isteri sebelum operasi. Alangkah baiknya, sebelum anda melakukan sterilisasi, konsultasikan dengan dokter anda terlebih dahulu agar lebih yakin.

1 komentar:

Designed By digitalsquad