Spermisida Si Alat Kontrasepsi Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan cara mencegah kehamilan: Spermisida Si Alat Kontrasepsi Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan

Breaking News

Rabu, 27 Mei 2015

Spermisida Si Alat Kontrasepsi Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan

Spermisida Si Alat Kontrasepsi Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan


Spermisida Si Alat Kontrasepsi Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan


Pernahkah anda mendengar istilah spermisida? Pasti banyak orang yang akan menjawab belum pernah, dikarenakan istilah tersebut masih terdengar sangat asing di telinga masyarakat Indonesia khususnya. Jangankan orang awam, banyak tenaga medis pun yang belum tahu apa sih spermisida itu.

Spermisida itu sendiri adalah salah satu caramencegah kehamilan setelah berhubungan dengan menggunakan bahan kimia semacam non oxynol – 9, dimana cara kerjanya sebagai penghambat laju motilitas sperma sehingga dapat membuat sel telur mengalami penurunan untuk melakukan pembuahan. Jenis spermisida itu sendiri dibagi menjadi 3 jenis, yaitu berupa aerosol atau busa, tablet vagina, suppositoria, dan krim. Pemakaian spermisida ini akan lebih efektif, jika pemakaiannya dikombinasikan dengan alat kontrasepsi lain seperti kondom atau diafragma.

Keuntungan Dan Kerugian Pemakaian Spermisida Sebagai Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan


Setiap pemakaian alat kontrasepsi jenis apapun baik hormonal ataupun kimiawi pasti memiliki keuntungan dan kerugian, terkecuali alat kontrasepsi alami seperti senggama terputus atau seks non penetrasi dimana keduanya tidak menimbulkan efek samping.

Adapun keuntungan dan kerugian pemakaian alat kontrasepsi spermisida ini adalah :

·           Keuntungan
  1.       Keefektifannya langsung bisa dirasakan setelah pemakaian
  2.     Bagi ibu yang sedang menyusui, pemakaian spermisida ini tidak akan mengganggu produksi ASI. Sehingga, tidak perlu khawatir bayi anda akan kekurangan asupan nutrisi dari ASI.
  3.        Pemakaian spermisida merupakan pendukung kontrasepsi metode lain.
  4.       Tidak memberikan dampak negatif terhadap kesehatan anda.
  5.       Sangat mudah untuk digunakan.
  6.       Tidak perlu dilakukan pemeriksaan secara medis terlebih dahulu dalam pemakaian spermisida.
  7.       Dapat melindungi anda dari penyakit menular seksual.


·           Kerugian

-     Tingkat keefektifannya sangat rendah sekali dalam mendukung program penundaan kehamilan, sekalipun cara pemakaian sudah sesuai dengan petunjuk.
- Untuk spermisida jenis tertentu harus menunggu 10-15 menit terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan seksual.
-     Efektifitasnya hanya bertahan 1-2 jam saja dalam satu kali pemakaian.
-    Harus dikombinasikan dengan alat kontrasepsi yang lainnya, apabila ingin mendapatkan keefektifan yang maksimal.
-    Dapat menimbulkan efek samping pada pemakainya seperti iritasi dan timbul rasa panas di sekitar daerah vagina.


Karena tingkat keefektifannya yang masih sangat kurang dan mempunyai dampak kerugian yang terbilang sangat lumayan dibandingkan dengan alat kontrasepsi lain, membuat alat kontrasepsi spermisida ini tidak begitu dikenal dan familiar di telinga masyarakat. Seandainya anda berminat menggunakan kontrasepsi jenis ini, sebaiknya konsultasikan dulu dengan bidan atau dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By digitalsquad