Cara Mencegah Kehamilan Lakukan KB
Siapa
yang tidak pernah mendengar istilah KB? Pasti semua orang akan menjawab pernah.
KB sendiri singkatan dari Keluarga Berencana, merupakan suatu usaha yang
ditetapkan oleh pemerintah, dimana bertujuan untuk merencanakan jumlah anak dan
memberikan jarak kelahiran dengan menggunakan alat kontrasepsi.
Cara mencegah kehamilan
tersebut, mungkin sudah tidak asing lagi untuk masyarakat indonesia. Bagi
kebanyakan wanita yang sudah memiliki anak, alat kontrasepsi KB merupakan
solusi yang paling mudah dan terbilang praktis untuk menunda kehamilan
berikutnya. Karena, di setiap bidan desa ataupun di puskesmas hampir rata-rata
menyediakan pelayanan KB.
Alat Kontrasepsi KB Cara Mencegah Kehamilan
Alat
kontrasepsi KB ini dibedakan menjadi 3 macam yaitu alat kontrasepsi mekanik
(kondom), alat kontrasepsi hormonal (pil atau tablet, suntikan, implant atau
susuk), dan alat kontrasepsi mantab (sterilisasi : tubektomi dan vasektomi).
Dari 3 macam alat kontrasepsi KB tersebut, kebanyakan para ibu menggunakan alat
kontrasepsi hormonal.
Alat
kontrasepsi hormonal yang digunakan oleh ibu biasanya dalam bentuk suntikan
dimana jangka waktu penggunaannya 1 bulan, jadi setelah 1 bulan itu ibu harus
berkunjung lagi ke bidan untuk melakukan KB suntik jika program untuk menunda
kehamilannya berlanjut. Untuk urutan keduanya adalah KB dalam bentuk pil atau
tablet, penggunaan KB jenis ini dituntut harus disiplin, karena si ibu harus
meminumnya setiap hari dan tidak boleh terlewat 1 hari pun. KB pil atau tablet
ini mempunyai efek samping yang lebih sedikit dibandingkan KB suntik ataupun
implant.
Alat
kontrasepsi KB jenis hormonal tersebut juga dipercaya dapat mencegah kehamilan,
asalkan anda disiplin dan patuh terhadap cara penggunaan, dan juga harus
memperhatikan jangka waktunya. Jadi, alat kontrasepsi KB jenis apapun yang akan
anda pilih, sebaiknya dikonsultasikan dengan bidan terlebih dahulu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar